5 MAKANAN FAVORIT KHAS JOGJA
| Maret 28, 2018 |
Jalan-jalan ke Jogja memang selalu menyenangkan. Tempat wisata menarik? Banyak! Makanan khasnya apalagi, makin variatif tapi tetap legendaris. Tapi apalah artinya kalau kamu jalan-jalan tanpa berburu kuliner khas Jogja. Hampa!
Nah, sekarang giliran makanan khas Jogja nih yang brilio.net rangkum dari Dadad Sesa, food blogger sekaligus pemilik akun Instagram @javafoodie, Jumat (7/8). Siap-siap tahan godaan ya!
1. Sate Petir dan Tongseng Petir Pak Nano
Nah, sekarang giliran makanan khas Jogja nih yang brilio.net rangkum dari Dadad Sesa, food blogger sekaligus pemilik akun Instagram @javafoodie, Jumat (7/8). Siap-siap tahan godaan ya!
1. Sate Petir dan Tongseng Petir Pak Nano
![]() |
| sate petir |
Tenang, petir yang satu ini tidak membunuh melainkan akan memanjakan lidah para penikmat kuliner pedas di Jogja. Kuliner Jogja tepatnya di Jalan Lingkar Selatan, Desa Tirtonimolo 90, Kasihan, Bantul, ini sangat bersahabat dengan kita semua. Percayalah, meskipun kamu anti daging kambing, kamu akan suka hidangan disini. Apalagi buat kamu yang suka pedes, wuih cocok, pedes banget!
2. Sate Klathak Pak Bari
![]() |
| sate klathak |
Salah satu cita rasa kuliner khas Jogja yang nggak boleh dilewatkan. Lokasinya pun tidak terlalu sulit, terletak di dalam pasar Imogiri, tepatnya sekitar 4,5 km dari ring road selatan menuju arah pemakaman raja-raja di Imogiri. Uniknya, olahan sate klatak hanya diberi bumbu garam saja, tapi tetap tersaji lembutnya sate yang empuk dengan aroma kambing yang nendang dan rasa original dari daging segar lalu dibakar menggunakan arang. FYI, menurut Pak Bari asal muasal sate klatak itu adalah berasal dari nama biji buah mlinjo.
3. Soto Sulung Stasiun Tugu
Soto sulung boleh jadi merupakan makanan khas Madura, namun ada satu soto sulung yang sangat terkenal di Jogja. Soto Sulung Stasiun Tugu, merupakan soto sulung yang telah melegenda di Jogja. Soto yang telah dijual sejak tahun 1968 ini berisi daging sapi dan jeroan sapi dengan kuah yang pekat plus potongan telur rebus. Keistimewaan Soto Sulung Stasiun Tugu ini terletak pada dagingnya yang empuk, tidak amis, dan bumbu yang meresap sempurna. Ditambah perasan jeruk nipis dan sambal, dijamin Anda bakalan ketagihan! Warung soto yang berlokasi di kios area parkir selatan Stasiun Tugu ini kini telah memiliki berbagai cabang di penjuru Yogyakarta.
4. Nasi Goreng Beringharjo
Kuliner wajib khas Jogja ini memiliki kelezatan kuliner Jawa Cina. Sedikit menilik sejarahnya, nasi goreng tercipta dari tradisi bangsa Cina yang tak ingin membuang nasi sisa. Nasi sisa lalu diolah dengan bawang merah, bawang putih, dan kecap menjadi nasi goreng. Salah satu nasi goreng legendaris di Jogja adalah Nasi Goreng Beringharjo. Nasi goreng yang dimasak dengan ayam dan babi ini sudah dijual sejak tahun 1960an. Rasanya sangat lezat karena menggunakan bumbu khusus yang sudah diracik sebelum sampai ke tempat penjualan. Aroma bawang putihnya tak terlalu kuat dengan citarasa yang tidak terlalu asin ataupun terlalu manis. Nasi goreng beringharjo ini dapat dijumpai setiap malam pukul 19.00 sampai habis di Jl. Pabringan 1, Yogyakarta.




0 komentar:
Posting Komentar